Tampilkan postingan dengan label penerbitan buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penerbitan buku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2016

Penerbitan Buku, dengan biaya sendiri. Mudah?

Penerbitan Buku, dengan biaya sendiri. Mudah?

Anda seorang penulis? Apakah Anda harus menerbitkan buku dengan biaya sendiri atau berjibaku mencari mendapatkan penerbit yang bersedia mempublish karya Anda? Pertanyaan harus memilih penerbit umum atau menerbitkan sendiri sering membuat bingung para penulis, lebih-lebih mereka yang baru menulis (penulis pemula) yang belum memiliki nama di dunia penulisan. 

Untuk menentukan pilihan terbaik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebagai pertimbangan. 
1. Jika dana Anda terbatas, dan Anda masih sedang membangun brand Anda sebagai pakar, ada baiknya Anda berupaya menembus penerbit besar. Mengapa demikian? Jika buku Anda diterbitkan oleh sebuah penerbit besar tanpa mengeluarkan biaya apapun, maka waktu yang diperlukan dari pengiriman naskah hingga cetak cukup lama, bahkan tahunan. Selain itu Anda hanya akan mendapatkan sharing 10 persen dari hasil penjualan buku Anda. 
Hanya saja, penulis yang sukses menembus penerbit ternama akan mudah dianggap sebagai seorang pakar. Kelebihan lain dari penerbit besar adalah, buku Anda terdistribusi secara luas ke seluruh toko buku di Indonesia dan dengan waktu pajang yang relatif lama.  
Penerbitan buku dengan biaya sendiri sebenarnya sangat mudah, asal Anda memiliki biaya. karena penerbitan buku dengan biaya sendiri tidak perlu bersaing dengan banyak naskah untuk diseleksi oleh penerbit. penerbit buku Indie tidak begitu mempedulikan kualitas naskah Anda. Mereka hanya memperhatikan typo dan ejaan, selebihnya mengenai kedalaman pembahasan isi atau kesesuaian isi dengan minat pasar tidaklah begitu penting. Hanya saja proses penerbitan buku melalui jalur Indie yang perlu diperhatikan adalah calon pasar Anda. anda harus sudah memiliki segmen pasar dan Anda juga harus memikirkan strategi pemasaran sebelum anada menerbitkan buku tersebut.
Untuk penulis yang berprofesi sebagai guru, pengajar, dosen, praktisi pembicara, mempunyai kans lebih dalam memasarkan buku dibanding penulis buku umum.
Selanjutnya untuk menekan biaya Anda bisa memilih percetakan murah di lokasi Anda, atau bisa mencari percetakan murah dari daerah lain.

 2. Apabila Anda memiliki dana yang cukup, sering diundang menjadi pembicara seminar, dan buku Anda lebih menjadi produk yang dijual, ada baiknya Anda menerbitkan secara indie. Buku-buku Mario Teguh sepanjang pengetahuan saya tidak diterbitkan oleh penerbit besar .
Kalau Anda menerbitkan secara indie, maka Anda harus mengeluarkan biaya untuk menerbitkan buku . Penerbit indie tidak selalu memiliki jaringan distribusi sebaik penerbit besar dan kadang harus bekerjasama dengan distributor.
Namun dengan membiayai sendiri maka proses penerbitan bisa lebih cepat, dan sharing profit yang bisa Anda peroleh jelas lebih besar.

Jadi memilih menerbitkan buku sendiri atau mencari penerbit yang mau mempublish karya Anda memiliki plus minus. Oleh sebab itu keputusan terbaik tergantung pada orientasi Anda. 

Nah itulah Artikel "Penerbitan Buku, dengan biaya sendiri. Mudah?" semoga memberikan informasi kepada Anda.