Penerbitan Buku, dengan biaya sendiri. Mudah?
Anda seorang penulis? Apakah Anda harus menerbitkan buku dengan biaya sendiri atau berjibaku
mencari mendapatkan penerbit yang bersedia mempublish karya Anda? Pertanyaan harus memilih penerbit umum atau menerbitkan sendiri sering membuat bingung para penulis, lebih-lebih mereka yang baru menulis (penulis pemula) yang belum memiliki nama di dunia penulisan.
Untuk menentukan pilihan terbaik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebagai pertimbangan.
1. Jika dana Anda terbatas, dan Anda masih sedang membangun brand Anda
sebagai pakar, ada baiknya Anda berupaya menembus penerbit besar.
Mengapa demikian? Jika
buku Anda diterbitkan oleh sebuah penerbit besar tanpa mengeluarkan
biaya apapun, maka waktu yang diperlukan dari pengiriman naskah hingga
cetak cukup lama, bahkan tahunan. Selain itu Anda hanya akan mendapatkan
sharing 10 persen dari hasil penjualan buku Anda.
Hanya
saja, penulis yang sukses menembus penerbit ternama akan mudah dianggap
sebagai seorang pakar. Kelebihan lain dari penerbit besar adalah, buku
Anda terdistribusi secara luas ke seluruh toko buku di Indonesia dan
dengan waktu pajang yang relatif lama.
Penerbitan buku dengan biaya sendiri sebenarnya sangat mudah, asal Anda memiliki
biaya. karena penerbitan buku dengan biaya sendiri tidak perlu bersaing
dengan banyak naskah untuk diseleksi oleh penerbit. penerbit buku Indie
tidak begitu mempedulikan kualitas naskah Anda. Mereka hanya
memperhatikan typo dan ejaan, selebihnya mengenai kedalaman pembahasan
isi atau kesesuaian isi dengan minat pasar tidaklah begitu penting.
Hanya saja proses penerbitan buku melalui jalur Indie yang perlu
diperhatikan adalah calon pasar Anda. anda harus sudah memiliki segmen
pasar dan Anda juga harus memikirkan strategi pemasaran sebelum anada
menerbitkan buku tersebut.
Untuk
penulis yang berprofesi sebagai guru, pengajar, dosen, praktisi
pembicara, mempunyai kans lebih dalam memasarkan buku dibanding penulis
buku umum.
Selanjutnya untuk menekan biaya Anda bisa memilih percetakan murah di lokasi Anda, atau bisa mencari percetakan murah dari daerah lain.
2. Apabila
Anda memiliki dana yang cukup, sering diundang menjadi pembicara
seminar, dan buku Anda lebih menjadi produk yang dijual, ada baiknya
Anda menerbitkan secara indie. Buku-buku Mario Teguh sepanjang
pengetahuan saya tidak diterbitkan oleh penerbit besar .
Kalau Anda menerbitkan secara indie, maka Anda harus mengeluarkan biaya untuk menerbitkan buku . Penerbit indie tidak selalu memiliki jaringan distribusi sebaik penerbit besar dan kadang harus bekerjasama dengan distributor.
Namun
dengan membiayai sendiri maka proses penerbitan bisa lebih cepat, dan
sharing profit yang bisa Anda peroleh jelas lebih besar.
Jadi
memilih menerbitkan buku sendiri atau mencari penerbit yang mau
mempublish karya Anda memiliki plus minus. Oleh sebab itu keputusan
terbaik tergantung pada orientasi Anda.
Nah itulah Artikel "Penerbitan Buku, dengan biaya sendiri. Mudah?" semoga memberikan informasi kepada Anda.